{"id":792,"date":"2026-03-20T00:06:51","date_gmt":"2026-03-20T00:06:51","guid":{"rendered":"https:\/\/lekkermedan.id\/berita\/?p=792"},"modified":"2026-03-20T00:06:51","modified_gmt":"2026-03-20T00:06:51","slug":"resep-nasi-goreng-mawut-lezat-untuk-menu-sehari-hari","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lekkermedan.id\/berita\/resep-nasi-goreng-mawut-lezat-untuk-menu-sehari-hari\/","title":{"rendered":"Resep Nasi Goreng Mawut Lezat untuk Menu Sehari-hari"},"content":{"rendered":"<h1>Resep Nasi Goreng Mawut Lezat untuk Menu Sehari-hari<\/h1>\n<p>Nasi goreng mawu, hidangan favorit asal Indonesia, menawarkan perpaduan rasa nikmat yang dapat dengan mudah menjadi menu pokok dalam rencana makan sehari-hari Anda. Hidangan ini secara unik memadukan unsur nasi goreng (nasi goreng) dan Mie Goreng (mie goreng) untuk menciptakan hidangan satu piring yang memuaskan dan lezat. Pada artikel kali ini kita akan membahas bahan-bahan, langkah-langkah persiapan, dan tips membuat nasi goreng mawu yang sempurna. Ayo selami!<\/p>\n<h2>What is Nasi Goreng Mawut?<\/h2>\n<p>Istilah &#8220;mawut&#8221; dalam bahasa Jawa berarti &#8220;berantakan&#8221; atau &#8220;campur aduk&#8221;, sangat tepat untuk menggambarkan masakan ini. Merupakan perpaduan nasi, mie, sayuran, dan protein yang semuanya ditumis bersama dengan perpaduan bumbu dan saus yang gurih. Kombinasi unik antara tekstur dan rasa menjadikannya populer di kalangan anggota keluarga dari segala usia.<\/p>\n<h2>Bahan-bahan<\/h2>\n<p>Untuk membuat nasi goreng mawu yang lezat, Anda membutuhkan bahan-bahan berikut:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Nasi Putih<\/strong>: 250g (Menggunakan sisa nasi sangat ideal karena teksturnya lebih kencang)<\/li>\n<li><strong>Mie Telur<\/strong>: 100g, rebus dan tiriskan<\/li>\n<li><strong>Dada Ayam atau Udang<\/strong>: 150g, diiris atau dikupas<\/li>\n<li><strong>Sayuran<\/strong>: Campuran wortel, kol, dan tauge<\/li>\n<li><strong>Telur<\/strong>: 1 buah, kocok sebentar<\/li>\n<li><strong>bawang merah<\/strong>: 4 buah, cincang<\/li>\n<li><strong>Bawang putih<\/strong>: 2 siung, cincang<\/li>\n<li><strong>Kecap Manis (Sweet Soy Sauce)<\/strong>: 2 sendok makan<\/li>\n<li><strong>Saya Willow<\/strong>: 1 sendok makan<\/li>\n<li><strong>Saus sambal<\/strong>: Sesuai selera<\/li>\n<li><strong>Garam dan merica<\/strong>: Sesuai selera<\/li>\n<li><strong>Minyak Goreng<\/strong>: 3 sendok makan<\/li>\n<li><strong>Bawang Merah Goreng<\/strong>: Untuk hiasan<\/li>\n<li><strong>Bawang Hijau<\/strong>: Untuk hiasan<\/li>\n<\/ul>\n<h2>Persiapan Langkah demi Langkah<\/h2>\n<p>Ikuti langkah-langkah sederhana berikut untuk menyiapkan nasi goreng mawu:<\/p>\n<h3>1. Persiapan Bahan<\/h3>\n<p>Mulailah dengan memastikan semua bahan sudah disiapkan dan dalam jangkauan. Iris dada ayam atau siapkan udang, potong sayuran menjadi potongan-potongan kecil, dan siapkan nasi dan mie. Persiapan ini akan memperlancar proses memasak yang cukup cepat.<\/p>\n<h3>2. Memasak Protein<\/h3>\n<p>Panaskan satu sendok makan minyak dalam wajan besar atau penggorengan dengan api sedang. Tambahkan ayam atau udang dan masak sampai berwarna coklat keemasan dan matang sepenuhnya. Angkat dan sisihkan.<\/p>\n<h3>3. Memasak Aromatik<\/h3>\n<p>Dalam wajan yang sama, tambahkan satu sendok makan minyak lagi. Tambahkan bawang merah dan bawang putih, aduk hingga harum dan lunak, kurang lebih 2 menit.<\/p>\n<h3>4. Memasak Telur<\/h3>\n<p>Dorong bumbu aromatik ke sisi wajan, lalu tambahkan telur kocok. Biarkan agak mengeras sebelum diacak dan dipadukan dengan bawang merah dan bawang putih.<\/p>\n<h3>5. Menggoreng Sayuran<\/h3>\n<p>Masukkan campuran sayuran (wortel, kubis, dan tauge) ke dalam wajan. Tumis selama sekitar 3 menit, pastikan masih sedikit renyah.<\/p>\n<h3>6. Mencampur Nasi dan Mie<\/h3>\n<p>Tambahkan nasi dan mie yang sudah dimasak ke dalam wajan. Aduk agar semuanya tercampur rata, distribusikan bahan secara merata.<\/p>\n<h3>7. Membumbui Hidangan<\/h3>\n<p>Tuang kecap manis, kecap manis, dan saus sambal sesuai selera. Bumbui dengan garam dan merica, aduk perlahan untuk memastikan setiap butir nasi dan mie terlumuri saus beraroma.<\/p>\n<h3>8. Sentuhan Akhir<\/h3>\n<p>Masukkan kembali ayam atau udang yang sudah dimasak ke dalam wajan, aduk semuanya selama 2 menit. Ini akan memungkinkan rasa menyatu dengan sempurna.<\/p>\n<h3>9. Melayani<\/h3>\n<p>Pindahkan nasi goreng mawu ke piring saji. Hiasi dengan bawang merah goreng dan daun bawang cincang segar untuk menambah rasa dan warna.<\/p>\n<h2>Tips for Perfect Nasi Goreng Mawut<\/h2>\n<ul>\n<li><strong>Gunakan Beras Sehari<\/strong>: Nasi yang baru dimasak bisa menjadi lembek saat digoreng. Menggunakan nasi dingin yang berumur sehari membantu menjaga tekstur hidangan yang<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Resep Nasi Goreng Mawut Lezat untuk Menu Sehari-hari Nasi goreng mawu, hidangan favorit asal Indonesia, menawarkan perpaduan rasa nikmat yang dapat dengan mudah menjadi menu pokok dalam rencana makan sehari-hari Anda. Hidangan ini secara unik memadukan unsur nasi goreng (nasi goreng) dan Mie Goreng (mie goreng) untuk menciptakan hidangan satu piring yang memuaskan dan lezat. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":793,"comment_status":"closed","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[197],"class_list":["post-792","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-resep-nasi-goreng-mawut"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lekkermedan.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/792","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lekkermedan.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lekkermedan.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lekkermedan.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lekkermedan.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=792"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/lekkermedan.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/792\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":795,"href":"https:\/\/lekkermedan.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/792\/revisions\/795"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lekkermedan.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/media\/793"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lekkermedan.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=792"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lekkermedan.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=792"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lekkermedan.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=792"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}